Praktikumyang dilaksanakan secara mandiri pada laboratorium teknik industri antara lain praktikum analisa perancangan kerja dan ergonomi, praktikum statistik industri, praktikum pemrograman komputer, praktikum simulasi sistem industri, praktikum sistem manufaktur, praktikum analisa kelayakan bisnis dan praktikum otomasi sistem industri. Seoranganalis kesehatan harus memiliki ketepatan dan kecermatan dalam bekerja lho Quipperian, karena hasil pemeriksaan mereka menjadi bahan dasar untuk diagnosa dan tindakan dokter selanjutnya. Seorang analis kesehatan biasanya bekerja di rumah sakit atau klinik laboratorium mandiri di bawah arahan dokter. Jika Quipperian tertarik, kamu harus mendalami teknologi laboratorium medik, analis kesehatan atau ilmu kedokteran. Dan jangan lupa kamu harus mencintai pelajaran kimia dan biologi ya! Standarprofesi ahli teknologi laboratorium medik dapat dijadikan acuan dalam menyelenggarakan program pengembangan profesi secara berkelanjutan. Program Adaptasi bagi Lulusan Luar Negeri Standar profesi ahli teknologi laboratorium medik dapat digunakan sebagai acuan untuk menilai kompetensi ahli teknologi laboratorium medik lulusan luar negeri. Area Kompetensi ATLM. Standar Profesi ahli teknologi laboratorium medik terdiri atas 7 (tujuh) area kompetensi yang diturunkan dari gambaran tugas praktikumdi laboratorium. Hal ini dikarenakan lulusan Pendidikan Profesi Bidan diharuskan mempunyai kompetensi untuk menerapkan materi yang sudah dipelajari di kelas. Tuntutan kompetensi ini dapat diwujudkan apabila peserta didik selain melakukan analisis, diskusi ilmiah, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan ilmu Kisarangaji sebagian besar pekerja pada profesi Teknisi Laboratorium Medis dan Patologi - dari IDR2,097,657 untuk IDR5,483,410 per bulan - 2022. Teknisi Laboratorium Medis dan Patologi biasanya menghasilkan antara IDR2,097,657 dan IDR3,021,410 bersih per bulan pada awal pekerjaan. Setelah 5 tahun bekerja, ini antara IDR2,318,128 dan IDR3,906,644 . Ilmu Pengetahuan & Teknologi Gaji rata-rata - Tren Karir - Kecocokan denganmu Cari Profesi Ilmu Pengetahuan & Teknologi Apa itu Teknisi Laboratorium Non Klinis? Menyediakan semua kebutuhan yang teknis yang dibutuhkan laboratorium untuk bekerja, dengan menerapkan prosedur keamanan dan kesehatan. Profesi ini memegang peranan penting dalam tahapan riset dan pengembangan, serta dalam analisa dan penelitian sains. Jenjang pendidikan minimal Gaji rata-rata Contoh dari Jabatan Pekerjaan Scientific Laboratory Technician Tugas Teknisi Laboratorium Non Klinis Menjalankan percobaan dan tes untuk mendapatkan data yang mendukung penelitian sains Menyiapkan sampel untuk diujikan Menyusun, menjaga, dan mengoperasikan peralatan di laboratorium Mencatat/merekam dan mepresentasikan hasil tes bila diperlukan Melakukan riset seputar hal yang sedang diteliti di laboratorium Pengetahuan Biologi Pengetahuan tentang organisme tanaman dan hewan, jaringannya, sel, fungsi, saling ketergantungannya, dan interaksinya dengan lingkungan dan satu sama lain. Kimia Pengetahuan tentang komposisi, struktur dan properti kimiawi dari zat serta proses dan transformasi kimiawi yang terjadi. Termasuk penggunaan bahan kimiawi dan interaksinya, tanda bahaya, teknik produksi dan metode pembuangan Rekayasa dan Teknologi Pengetahuan tentang aplikasi praktis dalam ilmu rekayasa dan teknologi. Hal ini termasuk penerapan prinsip, teknik, prosedur, dan peralatan untuk mendesain dan memproduksi berbagai barang dan jasa. Bahasa Inggris Pengetahuan tentang struktur dan isi dari Bahasa Inggris, termasuk arti dan ejaan dari setiap kata, aturan komposisi, dan tata bahasa. Mekanis Pengetahuan tentang mesin dan peralatan, termasuk desain, fungsi, perbaikan, dan perawatan. Keterampilan Penyelesaian Masalah yang Kompleks Mengidentifikasi masalah yang kompleks dan mengulas informasi terkait dalam rangka mengembangkan dan mengevaluasi pilihan serta solusi yang dapat diterapkan. Perawatan Peralatan Melakukan perawatan peralatan rutin dan menentukan kapan dan perawatan seperti apa yang diperlukan. Analisis Kontrol Kualitas Melakukan tes dan inspeksi produk, layanan, atau proses dalam rangka mengevaluasi kualitas atau kinerja. Pemahaman Membaca Memahami kalimat dan paragraf yang ditulis dalam dokumen kerja. Sains Menggunakan peraturan dan metode ilmiah untuk menyelesaikan masalah. Kemampuan 1Ketangkasan Jari - Kemampuan membuat koordinasi gerakan jari dari satu atau kedua tangan dengan tepat, yang akan digunakan untuk menggenggam, menggerakkan, atau memasang objek yang sangat kecil. 2Penyusunan Informasi - Kemampuan untuk mengatur berbagai hal maupun tindakan dalam urutan atau pola tertentu sesuai dengan aturan yang ditetapkan contoh pola angka, huruf, kata, gambar, operasi matematika. 3Kemampuan Berhitung - Kemampuan untuk melakukan perhitungan tambah, kurang, kali, bagi dengan cepat dan tepat. 4Perhatian Selektif - Kemampuan untuk berkonsentrasi pada tugas dalam periode tertentu tanpa mudah terganggu. 5Pemahaman Tertulis - Kemampuan untuk membaca dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui tulisan Diskusi terkait profesi Teknisi Laboratorium Non Klinis Belum ada diskusi yang dibagikan untuk profesi ini. Jurusan Terkait Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2023 PT Manual Muda Indonesia © Jakarta - Sebagian besar masyarakat sudah tidak asing dengan profesi dokter, perawat, maupun bidan karena bersentuhan langsung dengan masyarakat umum. Namun, terdapat profesi lain yang memegang peranan penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat, yaitu ahli teknologi laboratorium teknologi laboratorium medis atau yang sering disebut analis kesehatan berperan untuk membantu dokter mengidentifikasi jenis penyakit dan menentukan langkah perawatan yang tepat. Oleh karena itu, menekuni profesi ini membutuhkan kualifikasi di bidang Teknologi Laboratorium Medis TLM.Jurusan TLM adalah bagian dari Fakultas Ilmu Kesehatan yang mempersiapkan lulusannya melakukan pemeriksaan, penetapan, pengukuran, serta pengujian terhadap bahan cairan dan jaringan tubuh. Hal ini bertujuan untuk menentukan jenis dan penyebab itu, bidang TLM dapat membantu melihat kondisi kesehatan atau faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan masyarakat melalui sarana laboratorium kesehatan. Salah satu inovasi di bidang ini yang populer sejak pandemi adalah tes jarang terdengar, prospek kerja seorang ahli teknologi laboratorium kesehatan terbilang menjanjikan. Lulusan TLM dapat bekerja di laboratorium klinik, rumah sakit, atau laboratorium forensik sebagai tenaga medis lulusan Teknologi Laboratorium Medis juga bisa menjadi coordinator laboratorium, quality control di perusahaan makanan dan minuman atau di BPOM, flebotomis atau tenaga medis yang memiliki izin untuk melakukan pengambilan darah sampling, maupun operator PCR untuk pemeriksaan bekerja di rumah sakit dan laboratorium, lulusan TLM bisa berkarier sebagai asisten peneliti, penyuluh kesehatan masyarakat, serta peneliti produksi dan pengembangan vaksin. Selanjutnya, lulusan ini juga bisa berkecimpung di bidang penjualan produk kesehatan sebagai sales marketing dan product application untuk alat-alat pemeriksaan lulusan Teknologi Laboratorium Medis bisa menjadi pengusaha dengan membuka laboratorium terjun di bidang TLM, ada salah satu universitas terbaik di Indonesia yang menawarkan program studi TLM, yakni Universitas Pelita Harapan UPH.Keunggulan Prodi D4 Teknik Laboratorium Medik UPHProdi Sarjana Terapan D4 TLM UPH memberikan pendidikan terbaik bagi mahasiswa yang berfokus pada pengujian untuk menganalisa struktur DNA yang berubah atau disebut diagnostik molekuler. Pendidikan TLM UPH dapat ditempuh dalam waktu empat tahun dengan total SKS sebanyak Prodi D4 TLM UPH, para mahasiswa akan dididik untuk menjadi analis kesehatan yang mampu bekerja di sarana kesehatan yang bisa melaksanakan pelayanan pemeriksaan, pengukuran, penetapan, dan pengujian terhadap bahan yang berasal dari manusia atau bukan UPH dipastikan memiliki kompetensi untuk menentukan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi kesehatan, atau faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan dan nilai tambah, prodi ini telah menjalin kerja sama dengan PT. Siloam International Hospitals Tbk. yang menaungi rumah sakit, laboratorium, dan klinik Siloam. Hal ini akan menjamin kemudahan mahasiswa dalam memilih lokasi Praktik Kerja Lapangan PKL maupun tempat kelanjutan itu, UPH berkomitmen memberikan kontribusi terhadap pendidikan dan dunia kesehatan melalui Prodi TLM. Komitmen ini diwujudkan dengan menghasilkan lulusan yang berkompetensi unggul dan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi mahasiswa. Bersama UPH, mahasiswa dipersiapkan untuk menjadi 'The Great Achiever!'.Bagi siswa atau siswi kelas 3 SMA yang ingin melanjutkan pendidikan dan tertarik berkarier menjadi seorang petugas medis di laboratorium, mari bergabung dengan Prodi Teknologi Laboratorium Medis UPH!Manfaatkan diskon-diskon khusus pendaftaran kuliah. Untuk informasi lebih lanjut, calon pendaftar dapat menghubungi student consultant di 0811-1709-901 atau di sini. Simak Video "Google Sediakan 11 Ribu Beasiswa Pelatihan untuk Bangun Talenta Digital" [GambasVideo 20detik] prf/ega Finding a job20 Jobs for Professionals Who Want to Work in a LaboratoryScience professionals who work in laboratories often enjoy solving problems, thinking critically and contributing to the advancement of different scientific fields. If you have the right skill set and want to work in a laboratory, there are many career options available. Learning about careers you might apply for can help you decide the next step of your job search. In this article, we provide a list of 20 careers that involve working in a laboratory and include information about each position's primary duties and national average types of jobs in a laboratoryHere's a list of 20 careers that allow you to work in a laboratory. For the most up-to-date salaries, please click on the links below1. Medical equipment repairerNational average salary $40,161 per yearPrimary duties A medical equipment repairer uses microcomputer tools to install medical equipment, identify issues with equipment and perform repairs. Their responsibilities often include testing equipment, ordering and installing replacement parts, performing updates, updating equipment manuals and training staff on proper equipment use practices. These professionals can work in a variety of industries, including health care, commercial equipment and supply merchant Research technicianNational average salary $42,020 per yearPrimary duties A research technician is a laboratory expert who stocks laboratory supplies, maintains equipment and tools and analyzes the results of experiments. They're often responsible for collecting and analyzing data, reviewing scientific publications, creating reports on research findings and maintaining inventory. They also ensure all laboratory equipment works properly, train staff members on how to use laboratory equipment and review scientific studies and academic reports with team members. Research technicians can work in many fields, including the research and development, animal health and pharmaceutical Microbiology technicianNational average salary $42,946 per yearPrimary duties A microbiology technician specializes in the study of bacteria and microorganisms, and they're often experts in sciences such as histotechnology, immunology and clinical chemistry. Their work involves collecting and analyzing samples, operating and maintaining lab equipment, reviewing microbiology publications and publishing reports on their findings. They also keep work stations clean and organized, inform staff members about new safety procedures. Microbiology technicians might work for the federal government, medicine manufacturing companies or life science research Chemistry technicianNational average salary $43,388 per yearPrimary duties A chemistry technician tests the chemicals used to create products and materials, often to understand the environmental impact and quality of manufacturing processes. Their duties include developing testing procedures, handling chemicals, calculating chemical equations, keeping the laboratory clean and organized and creating reports and their research results. They also give presentations about their chemical findings, perform tests on new products to ensure they meet specification guidelines and use chemical analysis to solve production challenges. Chemistry technicians typically work in manufacturing, but they can also work in the pharmaceutical, health care and chemical engineering research PhlebotomistNational average salary $47,339 per yearPrimary duties A phlebotomist is a health professional who collects blood, often for donating it to patients who need it or testing the blood in a laboratory. They commonly maintain clean work spaces, explain the procedure to patients, label and store blood samples, ensure proper storage temperatures and conditions and collaborate with other health care professionals to test samples. They're also responsible for maintaining laboratory stock, setting up equipment that's used for drawing blood and labeling vials so that they match with the correct donor name. Phlebotomists can find work in diagnostic laboratories, blood donation centers and urgent care more Learn About Being a Phlebotomist6. DNA analystNational average salary $47,444 per yearPrimary duties A DNA analyst is a scientist who isolates DNA found in biological substances, often comparing one set of DNA to another set found by investigators and crime scene technicians. These analysts often provide testimony about DNA findings, use DNA analysis software and analyze evidence according to law enforcement procedure. DNA analysts might work in research and development laboratories, but they can also work for crime labs, government agencies and biotechnology HistotechnologistNational average salary $48,199 per yearPrimary duties A histotechnologist uses microscopic imaging technology to analyze thin slices of human, animal and plant tissue. They can use their findings to understand and diagnose diseases or support research. Professionals in a variety of fields value the skill sets of histotechnologists, including the paper processing, food productions and animal health care Forensic science technicianNational average salary $49,924 per yearPrimary duties A forensic science technician collaborates with law enforcement members and crime scene technicians to analyze evidence associated with a crime. Their responsibilities often include collecting and analyzing samples, ensuring safe collection methods and reporting findings. Forensic science technicians use their skill set in a variety of industries, including the health care, education and architectural services more Learn About Being a Forensic Science Technician9. X-ray technicianNational average salary $57,882 per yearPrimary duties An X-ray technician is a health care professional who uses imaging equipment to analyze and identify patients' medical challenges. X-ray technicians might perform their job duties in a variety of work settings, such as diagnostic laboratories, surgical hospitals and outpatient care Anesthesia technicianNational average salary $63,847 per yearPrimary duties An anesthesia technician is a licensed physician who gives patients anesthesia and monitors their vital signs during surgical procedures. Common responsibilities include collaborating with nurses, educating patients on the risks of being anesthetized and ordering medications. Anesthesia technicians work in the manufacturing, education and health care CytotechnologistNational average salary $65,084 per yearPrimary duties A cytotechnologist is a laboratory professional who use microscopic imaging equipment to analyze cells and diagnose abnormalities and diseases. Their responsibilities often include collecting and analyzing samples, identifying cancerous cells and collaborating with other health care professionals. Professionals in a variety of environments value the skill sets of cytotechnologists, including commercial laboratories, hospitals and Pathologist assistantNational average salary $72,912 per yearPrimary duties A pathologist assistant is a certified health care staff member who helps senior-level pathologists with tissue examination, specimen dissection and hospital autopsies. Pathologist assistants can work in many work settings, including in private pathology laboratories, government health care departments or community more Learn About Being a Pathology Assistant13. Laboratory managerNational average salary $73,269 per yearPrimary duties A laboratory manager is a supervisor who monitors all the operations in a laboratory, such as how much stock is available in the inventory or who can use certain types of equipment. Their job duties can involve keeping the lab clean and organized, assessing laboratory staff performance, creating safety procedures and ordering tools and materials. Laboratory managers might work in medical laboratories, university research organizations or pharmaceutical manufacturing BiologistNational average salary $79,410 per yearPrimary duties A biologist is a scientist who studies life. They can specialize in different subjects, like human evolution and neuroscience. They commonly conduct and review research, but they also collect and analyze samples, collaborate with other scientists and publish their findings. Biologists work in the health care field, but they can also work in the pharmaceutical, biotechnology and biomedical Anatomic pathology managerNational average salary $82,034 per yearPrimary duties An anatomic pathology manager monitors junior-level anatomic pathologists as they analyze and diagnose health conditions in patient samples. They might collect and analyze samples, oversee testing, provide feedback to team members, operate and maintain lab equipment and report findings to management. Anatomic pathology managers can find work in medical laboratories, university research clinics and general medical Medical technologistNational average salary $91,192 per yearPrimary duties A medical technologist is a certified health professional who uses diagnostic equipment to analyze blood and tissue samples. Their job duties include collecting samples from patients, answering questions about collection methods and tests, using specialized analysis equipment, identifying bacteria and chemical presence and creating reports on findings. Medical technologists might work in research facilities, but they can also work in animal health care clinics, forensic laboratories and research more Learn About Being a Medical Technologist17. Nuclear medicine technologistNational average salary $92,529 per yearPrimary duties A nuclear medicine technologist is a physician who gives small amounts of radioactive substances to patients and uses imaging equipment to find and diagnose health issues. Their work involves explaining the procedures to patients, operating testing and treatment equipment, assessing results, creating reports about conclusions and communicating these conclusions with patients. Professionals in a variety of work environments value the skill sets of nuclear medicine technologist, including hospitals, imaging clinics and diagnostic Clinical pathologistNational average salary $109,027 per yearPrimary duties A clinical pathologist is a doctor who collects and examines blood and tissue samples from surgical procedures and autopsies to diagnose health conditions. They commonly observe samples under microscopes, identify bacteria and chemical reactions, collaborate with other health care professionals and submit test results. Clinical pathologists use their skill sets in a variety of settings, including physicians' offices, blood banks and hospital transfusion more Learn About Being a Pathologist19. VeterinarianNational average salary $111,385 per yearPrimary duties A veterinarian is a doctor who specializes in the examination, diagnosis and care of animals. They're often responsible for assessing animals' symptoms, providing diagnoses, prescribing medication, administering treatments and vaccines, operating testing equipment and supervising clinic staff. They may also meet with clients to update them on their pets' status and educate them on how to maintain their pets' health at home. Veterinarians might work in their own private clinics, animal health research laboratories or university more Learn About Being a Veterinarian20. BiostatisticianNational average salary $114,046 per yearPrimary duties A biostatistician uses mathematical methods to perform medical research, often while collaborating with scientists and health care technicians. Their responsibilities often include developing test procedures, creating and submitting research grant proposals, overseeing experiment progress and publishing their findings. Some biostaticians also teach, helping students develop their laboratory and mathematical skills. These professionals may work within government agencies, research foundations and private more Learn About Being a Biostatistician  Saat ingin dan sedang bekerja di laboratorium, kamu perlu memperhatikan beberapa hal. Apa saja kira-kira? Yuk, baca selengkapnya di artikel Biologi kelas 10 berikut ini! — Siapa yang kalau sudah besar nanti ingin jadi ilmuwan? Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, ilmuwan sering bekerja di laboratorium, ya kan? Nah, tahukah kamu, bekerja di laboratorium itu berbeda dengan bekerja di ruangan biasa. Ada beberapa peraturan yang harus kamu patuhi jika kamu akan bekerja atau berkegiatan di laboratorium. Apa saja ya? Yuk, kita mengenal keselamatan kerja di laboratorium! Mengetahui keselamatan kerja di laboratorium sangat penting sumber Tata Tertib di Laboratorium Teman-teman, untuk menunjang keselamatan kerjamu di laboratorium, ada beberapa tata tertib yang harus kamu taati. Tata tertib tersebut, antara lain wajib menggunakan jas lab, tidak makan dan minum di dalam lab, dan meja kerja yang harus selalu rapi. Kamu diwajibkan memakai jas lab karena di lab banyak sekali bahan kimia yang mungkin berbahaya jika langsung terkena kulitmu. Oleh karena itu, jas lab berfungsi untuk melindungimu selama berkegiatan di laboratorium. Terus, kenapa kita nggak boleh makan di laboratorium, ya? Kamu tidak boleh makan di laboratorium karena nanti dikhawatirkan akan ada kontaminasi, baik dari zat kimia ke makanan atau sebaliknya. Selain itu, kamu juga harus selalu menjaga kebersihan, kan? Baca Juga Apa Itu Replikasi Virus dan Bagaimana Prosesnya? Oh iya, kamu juga harus membersihkan alat praktikum ketika sudah selesai memakainya. Pada laboratorium, sampah padat dan cair memiliki tempat pembuangannya masing-masing, lho! Oleh karena itu, jangan lupa dipatuhi, ya! Hal yang Harus Diperhatikan di Laboratorium Selain tata tertib di atas, ada beberapa poin penting yang harus kamu perhatikan sebelum, selama, dan setelah kamu beraktivitas di laboratorium. Kuy, perhatikan daftar berikut ini! Simbol-Simbol Keselamatan Kerja di Laboratorium Salah satu hal penting yang nggak boleh kamu lupakan adalah memahami simbol-simbol keselamatan kerja yang ada di laboratorium. Jangan sampai tertukar, ya! Supaya nggak lupa, yuk, simak gambar berikut! Pertolongan Pertama Kecelakaan Kerja di Laboratorium Nah teman-teman, poin ini juga harus kamu pahami dan ingat baik-baik ya. Mungkin kita sudah berusaha menaati peraturan tata tertib saat sedang bekerja di laboratorium, agar tercegah dari bahaya yang bakal terjadi. Tapi, yang namanya musibah, nggak ada yang tau, ya kan? Jika kamu atau temanmu mengalami kecelakaan kerja di laboratorium, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah tetap tenang dan jangan panik. Ini sangat membantu agar rasa panik yang kamu timbulkan nggak membahayakan sekitar, menyenggol peralatan atau bahan kimia yang lain misalnya. Baca Juga Bahaya Pencemaran Lingkungan bagi Aliran Energi Kemudian, beda kejadian, beda juga penanganannya. Berikut beberapa macam pertolongan pertama kecelakaan kerja di laboratorium 1. Terkena asam dan basa kuat Jika ada anggota tubuhmu yang terkena asam/basa kuat secara langsung, kamu bisa menanganinya dengan mencuci tangan menggunakan air mengalir. Tujuannya untuk mengurangi dari asam maupun basa kuat tersebut. Selain itu, kamu juga bisa menetralisir dengan basa lemah, atau bisa juga mengoleskannya dengan salep. 2. Luka bakar Siapa yang masih percaya kalau mengoleskan odol dapat mengurangi efek yang ditimbulkan dari luka bakar, hayooo? Itu salah besar ya, guys! Langkah yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengoleskan salep jika luka bakar tergolong ringan. Tapi, jika nampak parah dan menimbulkan rasa nyeri, segera kompres dengan air es, atau periksa ke dokter, ya. 3. Mata terkena percikan zat kimia Jika mata kamu terkena percikan zat kimia, jangan dikucek meskipun perih. Segera basuh dengan air bersih, dan kalau masih perih, segera bawa ke dokter. 4. Bila terhirup bahan kimia Lalu, bagaimana jika kamu nggak sengaja menghirup bahan kimia. Nah, kamu bisa jauhkan dirimu dari kerumunan, atau keluar dari lab untuk mencari udara segar. Nah, kalau kamu merasa sudah kesulitan bernapas, segera pergi ke dokter, ya. 5. Bila tertelan zat kimia Jika tertelan zat kimia, segera muntahkan dan kumur-kumur dengan air. Kalau sampai pingsan, segera bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. — Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai keselamatan kerja di laboratorium yang perlu kamu perhatikan. Jangan sampai lupa ya, Guys! Yuk, semangat belajar supaya cita-citamu menjadi ilmuwan bisa tercapai. Supaya belajarnya semakin seru, yuk belajar bersama ruangguruPrivat! Tinggal foto soal PR atau materi yang sulit, lalu tanyakan deh ke kakak tutor berpengalaman yang seru abis cara ngajarnya! Siap-siap jadi juara, ya! Referensi Irnaningtyas. 2016. Biologi Untuk SMA/MA Kelas X Kurikulum 2013. Jakarta Erlangga. Sumber foto Foto Keselamatan Kerja di Laboratorium’ [daring] Tautan Artikel ini diperbarui pada 24 Juni 2022. Apakah Kamu tertarik untuk berkuliah di jurusan analis kesehatan? Jurusan yang satu ini mungkin tidak sepopuler jurusan bidang kesehatan lainnya. Namun, jurusan ini tetap bisa jadi pilihan tepat karena peluang karier terbuka lebar dan bisa menghasilkan banyak uang. Berikut adalah 10 peluang atau prospek kerja analis kesehatan beserta perolehan gajinya. 1. Bekerja Di Laboratorium Rumah Sakit Peluang kerja lulusan jurusan analis kesehatan yang pertama ialah bekerja di laboratorium milik rumah sakit. Di sini Kamu akan bertugas membantu tenaga medis seperti dokter untuk menganalisis penyakit yang diderita oleh pasien di sana. Biasanya kegiatan ini dilakukan ketika dokter masih belum bisa mendiagnosis secara jelas kondisi atau penyakit yang diderita pasiennya. Tentu saja tanggung jawab yang akan Kamu miliki di bidang profesi ini sangatlah besar. Kamu punya kontribusi dalam menentukan langkah perawatan yang tepat bagi pasien. Jenis profesi ini bisa menghasilkan gaji mulai dari angka hingga 2. Bidang Rekam Medis Di rumah sakit, posisi rekam medis juga memiliki peran yang sangat penting. Rekam medis menjadi salah satu dokumen terpenting dalam perjalanan medis seorang pasien. Selain bisa bekerja sebagai analis kesehatan di laboratorium, Kamu juga bisa bekerja sebagai pengolah dan pengumpul data rekam medis. Pada bidang profesi ini, Kamu akan bertugas mengumpulkan informasi dan rincian rekam medis yang nantinya membantu dokter merawat pasien. Profesi ini juga sangat penting karena bisa berpengaruh pada tahap pengobatan dan perawatan yang akan diterima pasien. Dari profesi ini Kamu bisa mendapat gaji antara hingga 3. Ahli Gizi Makanan Lulusan dari jurusan analis kesehatan juga bisa bekerja sebagai ahli gizi. Sebagai ahli gizi makanan, Kamu akan bertugas melakukan penelitian kandungan dalam makanan. Hasil penelitian tersebut digunakan untuk memastikan bahwa suatu makanan memang layak dikonsumsi oleh masyarakat. Selain bisa bekerja di perusahaan, ahli gizi juga biasanya dibutuhkan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan. Ahli gizi berperan penting menyusun menu makanan yang dibutuhkan oleh pasien. Gaji yang dapat Kamu peroleh dari bidang profesi ahli gizi ini bisa berkisar antara hingga 4. Konsultan Kesehatan Pilihan profesi berikutnya yang bisa Kamu tekuni setelah lulus dari jurusan analis kesehatan adalah menjadi seorang konsultan kesehatan. Kamu tentu harus berusaha agar bisa menjadi konsultan yang telah terdaftar resmi di Ikatan Konsultan Kesehatan Indonesia. Kamu bisa menjadi konsultan kesehatan pribadi atau perorangan, maupun konsultan di sebuah perusahaan berskala besar. Sebagai konsultan, Kamu harus punya kemampuan analisis yang baik. Pendapat, ide, dan pandanganmu akan jadi acuan bagi orang lain. Gaji seorang konsultan juga bisa sangat besar tergantung dimana Kamu bekerja. Sebagai konsultan, kisaran gaji yang bisa Kamu dapat adalah hingga 5. Menjadi Seorang Pengajar Memegang predikat sarjana analis kesehatan juga bisa membuka kesempatanmu untuk berkarier sebagai seorang pengajar atau akademisi. Tentunya Kamu bisa menjadi pengajar di bidang yang sama yaitu kesehatan. Namun, untuk menjadi pengajar Kamu perlu menempuh pendidikan di tingkat yang lebih tinggi. Apalagi jika Kamu ingin menjadi dosen di universitas. Tentu ada banyak manfaat yang bisa didapat dari bekerja sebagai pengajar. Kamu bisa belajar lebih banyak lagi dan tentu ilmu yang Kamu dapat bisa jauh lebih bermanfaat. Dari profesi ini Kamu bisa mendapatkan penghasilan mulai dari angka 6. Bekerja Di Bidang Farmasi Dunia kesehatan sangatlah luas dan Kamu juga bisa menjangkau bidang lainnya sebagai lulusan dari jurusan analis kesehatan. Pilihan profesi berikutnya yang bisa Kamu ambil adalah bekerja di bidang farmasi. Khususnya Kamu bisa bekerja dalam proses pembuatan dan pengemasan obat-obatan. Di jurusan analis kesehatan, Kamu juga akan mendapatkan ilmu yang berhubungan dengan bidang farmasi. Tentu saja ilmu ini bisa jadi modal kuat untuk bekerja di perusahaan farmasi. Dari bidang profesi yang satu ini Kamu bisa mendapat gaji yang besarnya berkisar antara hingga 7. Bagian Dari Penyuluhan Kesehatan Masyarakat PKM Peluang atau prospek kerja analis kesehatan selanjutnya ialah menjadi bagian dari PKM. Di sini Kamu akan bertugas sebagai orang yang memberikan penyuluhan pada masyarakat atau kelompok tertentu seputar masalah kesehatan. Tentu saja Kamu akan punya bekal ilmu yang kuat mengenai dunia kesehatan setelah tamat dari jurusan analis kesehatan. Bekerja di bidang ini akan membuat Kamu bertemu dengan banyak orang. Kamu juga punya peran penting terhadap kemajuan kesehatan masyarakat. Dari bidang profesi ini Kamu bisa mendapat penghasilan yang sangat bervariasi mulai dari angka 8. Pengawas Kesehatan Lingkungan Kamu juga bisa bekerja sebagai pengawas kesehatan lingkungan setelah tamat kuliah nanti. Sebagai pengawas kesehatan lingkungan, Kamu bisa bekerja sebagai manajer lingkungan sebuah perusahaan atau juga rumah sakit. Gaji yang bisa Kamu nikmati dari profesi ini berkisar di angka hingga 9. Bagian Dari Manajemen Quality Control Masih berhubungan dengan prospek kerja sebelumnya, Kamu bisa bekerja sebagai bagian dari tim quality control di berbagai perusahaan. Khususnya perusahaan yang bergerak di industri makanan dan obat-obatan. Dari profesi ini Kamu bisa dapat gaji mulai dari angka 10. Membuka Laboratorium Diagnostik Berbekal ilmu pengetahuan dari jurusan analis kesehatan, Kamu punya peluang membuka laboratorium diagnostik. Kamu bisa bekerja sama dengan klinik atau rumah sakit yang lebih besar. Dari bidang profesi ini Kamu bisa mendapat penghasilan yang besar sesuai kemampuanmu mengelola laboratorium tersebut. Itulah 10 peluang atau prospek kerja analis kesehatan. Ada banyak sekali pilihan profesi yang bisa Kamu jalankan, bukan? Semoga informasi ini bisa memberi manfaat untukmu, ya! Ilmu bioteknologi kini semakin berkembang pesat dan menjadi bidang yang menjanjikan untuk berkarier di masa depan. Terlebih, lulusan Jurusan Bioteknologi memiliki kompetensi yang baik di bidang riset dan pengembangan berbasis biologi molekuler. Sehingga, tidak heran jika lulusan bioteknologi banyak dibutuhkan saat ini, termasuk ketika masa pandemi beberapa waktu yang lalu. Lulusan bioteknologi cukup banyak dibutuhkan untuk membantu percepatan proses identifikasi molekuler pada orang-orang yang diduga terinfeksi virus covid-19. Nah, salah satu profesi menjanjikan yang bisa kalian pilih setelah lulus kuliah bioteknologi adalah laboran. Yuk, simak informasi lengkapnya di bawah ini! Mengenal Profesi Laboran Laboran adalah tenaga kerja yang bertugas di laboratorium dan memainkan peran penting dalam proses pengujian dan penelitian. Secara umum, tugas utama laboran antara lain melakukan pengambilan dan pengujian sampel, pemeliharaan peralatan laboratorium, pengelolaan data, serta menjaga keselamatan dan keamanan di laboratorium. Berbagai bidang yang berhubungan dengan penelitian laboratorium sangat membutuhkan tenaga laboran, mulai dari bidang bioteknologi, farmasi, mikrobiologi, kimia, hingga kedokteran. Sebagai contoh, di bidang bioteknologi, laboran dapat membantu dalam pengujian kualitas bahan baku dan produk akhir, pengujian aktivitas biologis, serta membantu dalam pengembangan produk baru. Sedangkan di bidang farmasi, laboran membantu dalam pengujian obat-obatan dan pengembangan proses produksi. Laboran membantu para peneliti dan ilmuwan dalam mengumpulkan data dan menguji sampel. Tanpa laboran, proses penelitian mungkin akan menjadi lebih sulit dan berbahaya, sehingga peran mereka sangat krusial dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di berbagai bidang. Oleh karena itu, sebagai seorang laboran, diperlukan kemampuan yang baik dalam hal analisis, teknik laboratorium, pengelolaan data, serta keselamatan dan keamanan di laboratorium. Tugas dan Tanggung Jawab Laboran Sebagai laboran, ada beberapa tugas dan tanggung jawab yang harus diemban. Berikut adalah penjelasan masing-masing tugas dan tanggung jawab laboran 1. Menyiapkan alat dan bahan Laboran harus menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan dalam percobaan. Mereka juga harus memastikan bahwa semua peralatan yang digunakan dalam proses percobaan sudah steril dan bekerja dengan baik. 2. Melakukan percobaan Laboran bertanggung jawab untuk melakukan percobaan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Mereka juga harus mencatat semua hasil yang didapat selama proses percobaan baik itu percobaan gagal maupun percobaan yang berhasil. 3. Memproses data Setelah proses percobaan selesai, laboran harus memproses data yang telah didapat. Mereka harus menghitung dan menganalisis data agar dapat memberikan informasi yang akurat tentang hasil percobaan. 4. Menjaga keamanan dan keselamatan Laboran harus memastikan bahwa seluruh proses percobaan dilakukan dengan aman dan terhindar dari bahaya. Mereka harus mengenakan peralatan keselamatan seperti sarung tangan dan masker untuk melindungi diri mereka dari bahan berbahaya. 5. Merawat peralatan Laboran harus merawat peralatan yang digunakan dalam proses percobaan. Mereka harus membersihkan, merawat, dan memperbaiki peralatan yang rusak agar dapat digunakan dalam percobaan berikutnya. 6. Membantu dalam penelitian Laboran juga bertugas membantu para peneliti di laboratorium. Biasanya, mereka membantu pada proses pengumpulan data, melakukan percobaan tertentu, dan membantu peneliti mengoperasikan alat tertentu. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, laboran harus selalu mengikuti prosedur dan standar yang telah ditetapkan. Mereka juga harus memiliki pemahaman yang baik tentang peralatan dan bahan yang digunakan dalam percobaan, termasuk memiliki beberapa keahlian spesifik. Keahlian yang Dibutuhkan untuk Menjadi Laboran Agar bisa menjalankan tugas sebagai laboran dengan baik, ada beberapa skill set yang wajib kamu miliki. Berikut ini beberapa keahlian yang dibutuhkan untuk menjadi laboran 1. Pemahaman tentang ilmu pengetahuan dan teknologi Seorang laboran harus memiliki pemahaman yang baik tentang ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkaitan dengan bidangnya. Mereka harus paham dengan prinsip-prinsip dasar dan konsep yang terkait dengan bidangnya. 2. Kemampuan analisis dan pemecahan masalah Laboran harus memiliki kemampuan analisis dan pemecahan masalah yang baik. Mereka harus dapat menganalisis hasil percobaan dan mencari solusi apabila terjadi masalah. Beberapa contoh masalah yang biasanya terjadi dalam proses penelitian antara lain keterbatasan jumlah dan jenis bahan yang tersedia, keterbatasan alat, kesalahan prosedur, dan alat ukur yang tidak berfungsi dengan baik. 3. Keterampilan teknis Seorang laboran harus memiliki keterampilan teknis yang baik dalam menggunakan peralatan laboratorium. Mereka harus dapat mengoperasikan alat-alat laboratorium dengan benar dan terampil. Selain itu, idealnya laboran juga memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi kerusakan alat-alat laboratorium. 4. Keterampilan komunikasi Laboran tidak bekerja untuk diri sendiri, melainkan bekerja untuk orang lain, bahkan tidak jarang juga laboran bekerja dalam tim. Oleh karena itu, laboran harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik dengan para peneliti dan staf laboratorium lainnya. 5. Kepatuhan terhadap prosedur dan standar Bekerja sebagai laboran bukan berarti bisa beraktivitas seenaknya di dalam laboratorium. Seorang laboran harus selalu patuh terhadap prosedur dan standar yang telah ditetapkan dalam melakukan percobaan. Tujuannya bukan untuk membatasi kebebasan ya! Akan tetapi agar proses percobaan dapat dilakukan dengan aman dan terhindar dari bahaya. 6. Kemampuan bekerja dalam tim Laboran harus dapat bekerja dalam tim. Mereka harus dapat berkolaborasi dengan baik dengan para peneliti dan staf laboratorium lainnya. 7. Keterampilan manajemen waktu Seorang laboran juga harus memiliki keterampilan manajemen waktu yang baik. Mereka harus dapat mengatur waktu dengan baik agar proses percobaan dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Dengan memiliki keahlian-keahlian di atas, seorang laboran dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik serta dapat berkembang dalam karier sebagai laboran. Jenjang Karier dan Gaji Laboran Laboran merupakan profesi spesialis, sehingga jenjang kariernya pun tidak begitu spesifik. Akan tetapi, seorang laboran dapat mengembangkan karier dengan naik ke posisi senior laboran atau supervisor laboratorium. Gaji laboran sendiri bervariasi, tergantung pada perusahaan atau instansi yang mempekerjakan. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh JobStreet pada tahun 2022, gaji rata-rata laboran di Indonesia adalah sekitar Rp4,5 juta-Rp7 juta per bulan. Jadi, gimana Quipperian? Kamu tertarik menjadi laboran? Jika Quipperian tertarik menjadi laboran, maka pastikan nanti kamu kuliah di Jurusan Bioteknologi yang salah satunya ada di Universitas Esa Unggul. Jurusan Bioteknologi Universitas Esa Unggul Program Studi Bioteknologi di Universitas Esa Unggul tersedia di Fakultas Ilmu Kesehatan. Program Studi ini berada pada jenjang S1 dan lulusannya akan mendapat gelar Sarjana Sains. Prodi Bioteknologi Universitas Esa Unggul memiliki karakteristik tersendiri, yakni bioteknologi kesehatan dan pangan yang berbasis bioeconomics dan biotechpreneurship dengan mengaplikasikan bioengineering, nanoteknologi, dan bioinformatika. Prodi Bioteknologi yang berbasis bioeconomics artinya mengembangkan ilmu bioteknologi menjadi suatu karya atau produk yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat Indonesia serta memiliki nilai ekonomi tinggi dalam bidang kesehatan dan pangan. Buat kamu yang ingin mendalami ilmu bioteknologi, Program Studi Bioteknologi Universitas Esa Unggul menyediakan dua bidang peminatan yaitu Bioteknologi Kedokteran dan Bioteknologi Pangan. Bidang peminatan ini membantumu dalam merencanakan jenjang kariermu ke depannya. So, buat kamu yang tertarik dengan Universitas Esa Unggul, jangan lupa pelajari profilnya di website Quipper Campus ya! Penulis Mawardi JanitraEditor Tisyrin Naufalty Tsani

profesi yang bekerja di laboratorium